Oleh: Fadly Atjo | April 28, 2008

Dari Pitagiri sampai ke Wisma UT

…hari pertama…
Setelah melalui perjalanan yang cukup melelahkan dari Kotamobagu – Manado – Jakarta akhirnya tiba di Hotel Pitagiri Jakarta pukul 11:30 WIB bersama rombongan rekan-rekan pendamping yang janjian di Bandara Cengkareng. Pembukaan kegiatan pukul 19:00 WIB sehingga kami punya waktu untuk beristirahat dan kesempatan itu tidak saya sia-siakan dan tertidur lelap sampai pukul 17:00 WIB.
Kegiatan kali ini cukup membuat saya terharu karena merupakan kegiatan dimasa-masa akhir tugas kami sebagai pendamping perencanaan dan terlihat juga pada raut wajah teman-teman yang lain.
Acara dibuka oleh Pak Sis yang mewakili Kepala Biro PKLN yang kebetulan berhalangan hadir, kemudian berturut-turut acara diisi oleh Pak Shasa, Pak cucu serta Pak Bondan. Beberapa pertanyaan terlontar dari teman-teman pendamping serta jawaban yang cukup membuat perasaan saya terhibur dengan adanya beberapa rencana program yang telah dipersiapkan. Pukul 10 lebih acara malam itu dicukupkan dan akan dilanjutkan besok (jumat, 25 April 2008)dengan evaluasi kinerja pendamping yang seperti biasa dibagi dalam 3 kelompok, kebetulan kami untuk wilayah kerja Prov. Sulut masuk dalam kelompok 3 yang mana pengujinya adalah Pak MZ (om Zubeir) serta Pak Edison. Pukul 4 subuh saya dikejutkan oleh bunyi dering telepon yang ternyata suara dari om zubeir yang ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta, ternyata dering telepon rezeki hehehehehe (off the record)
…hari kedua…
Setelah mandi dan sarapan kami semua menuju ruang yang telah disediakan untuk melanjutkan kegiatan, kebetulan kami mendapatkan ruang di lantai 2 yang temperatur suhunya sangat dingin sehingga cukup membuat amandel saya sakit dan flu sampai hari ini.
Evaluasi yang mengharuskan kami mempresentasikan laporan di hadapan penguji serta teman-teman pendamping dimulai dari Provinsi Kep. Riau (om said haikal) kemudian di susul oleh prov. Babel (om baba dan om dicky) seterusnya sampai tiba giliran kami, sama dengan teman-teman lain kami juga dijejali beberapa pertanyaan dari teman-teman serta penguji, tepat pukul 2 lebih seluruh peserta diruang 3 sudah selesai dan kami punya kesempatan untuk beristirahat. Acara akan dilanjutkan malam hari pukul 19:00 WIB setelah makan malam.
Pukul 19:00 acara dilanjutkan lagi, kali ini diisi oleh Pak Bag dengan beberapa wejangan-wejangan yang membangkitkan semangat kami, seperti biasa dengan gaya khas Pak Bag menyampaikan beberapa hal yang cukup membuat kami kembali fresh, dari pertanyaan “Apa yang akan kita lakukan setelah JUNI” setelah menyimak penyampaian dari Pak Bag, pertanyaan yang mejejali dalam pikiran kami masing-masing sedikit demi sedikit sirna.
Pukul 22:00 acara ditutup oleh Pak Sis dilanjutkan doa, kami kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat karena besok pagi kami akan dijemput untuk menuju SEAMOLEC Pondok Cabe… ketemu dengan Pak Gatot serta Pak Indrajati.
…hari ketiga…
Pagi hari seperti biasa kami menuju ruang makan yang disediakan sebelum dijemput menuju SEAMOLEC namun sebelum berangkat rekan kami dari Jateng Ibu Anas jatuh sakit sehingga harus dibawa ke Rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, bersama rekan-rekan Jatim lainnya serta Pak shasha dan om santri (om adel dan om tarigan menyusul) mendampingi ibu anas di rumah sakit pelni Jakarta, karena harus mengikuti kegiatan terpaksa dibagi tugas dan disepakati teman-teman jatim menemani ibu anas, kami bertiga menyusul teman-teman yang terlebih dahulu berangkat menuju gedung SEAMOLEC Pondok Cabe Ciputat.
Setibanya di gedung SEAMOLEC yang membuat kami semua kagum karena kemegahannya, setelah registrasi kami diarahkan ke Wisma UT untuk menyimpan barang dan kembali ke ruang pertemuan.
Perjalanan yang cukup melelahkan terobati setelah bertemu dengan Pak Gatot serta Pak Indrajati, seperti biasa canda dan tawa menyelingi pertemuan kami hari itu. Dan beberapa program yang disampaikan secara bergantian oleh rekan-rekan dari SEAMOLEC termasuk penyampaian dari Pak Gatot dan Pak Indrajati cukup membuat kami bersemangat terutama semboyan yang disampaikan oleh Pak Gatot ke esokan harinya “Makmur Bersama SEAMOLEC”
…bersambung…

Iklan

Responses

  1. Nothing really changes though, Biro PKLN and SEAMOLEC, jardiknas and dapodik… all will be as solid as before. Keep up the spirit. 🙂

  2. thanks alot, going with the wind of change


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: